GRAMM HOTEL by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Seni “Sonder” Karya Tico Tedja

Tico Tedja "Sonder" Pameran Tunggal di GRAMM HOTEL
Opening Pameran Seni Tunggal “Sonder” by Tico Tedja di GRAMM HOTEL by Ambarrukmo

Pameran Seni Tunggal “Sonder”

Seniman neo-expressionism asal Indonesia, Michael Tico Majanateja atau Tico Tedja, menghadirkan karya-karyanya melalui pameran seni bertajuk “Sonder” di GRAMM HOTEL by Ambarrukmo. Pameran ini berlangsung mulai 21 Mei hingga 30 Juni 2026 di area Lobby dan SMARA Resto GRAMM HOTEL by Ambarrukmo.

Sebagai bagian dari rangkaian pameran, acara opening exhibition telah digelar pada 21 Mei 2026 dan dihadiri oleh tamu undangan, kolektor seni, komunitas kreatif, hingga penikmat seni di Yogyakarta. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk komitmen GRAMM HOTEL by Ambarrukmo dalam mendukung perkembangan seniman lokal dan ekosistem seni di Yogyakarta melalui penyediaan ruang apresiasi yang terbuka bagi publik.

13 Karya Neo-Expressionism Karya Tico Tedja

Pameran “Sonder” menghadirkan 13 karya neo-expressionism yang merefleksikan kompleksitas kehidupan manusia, mulai dari emosi, identitas, spiritualitas, hubungan sosial, hingga refleksi kehidupan sehari-hari. Melalui sapuan spontan, tekstur berlapis, komposisi visual dinamis, serta warna-warna kontras, Tico Tedja menghadirkan karya yang ekspresif sekaligus emosional.

Tico Tedja sendiri dikenal melalui karya-karyanya yang penuh emosi dan telah dikoleksi oleh kolektor dari berbagai negara seperti Singapura, Spanyol, Swiss, dan Indonesia. Dalam proses kreatifnya, ia menggunakan pendekatan neo-expressionism dengan teknik palette knife, lapisan cat bertumpuk, dan detail ekspresif yang menghasilkan tekstur kuat dan dinamis.

Mengangkat Emosi, Spiritualitas, dan Kehidupan Manusia

Kata “Sonder” merujuk pada kesadaran bahwa setiap manusia memiliki kehidupan yang sama kompleksnya dengan diri kita sendiri. Hal tersebut sekaligus menjadi benang merah seluruh karya yang ditampilkan dalam pameran ini.

Berbagai karya dalam pameran menghadirkan refleksi mengenai kehidupan manusia. “Walk by Faith” misalnya, membahas perjalanan manusia dalam menghadapi ketakutan dan pencarian makna hidup melalui refleksi spiritual. Karya lainnya, “Friendship” memiliki arti persahabatan yang tulus. “Dancing at Tugu Jogja” mencerminkan kebebasan serta rasa pulang yang dirasakan orang-orang ketika berada di tempat yang menerima mereka apa adanya.

Selain itu, karya-karya lain juga menyoroti hubungan manusia dengan musik, keluarga, makanan, hingga kehidupan hewan yang sering kali dipandang sebelah mata. Seluruh karya dirangkai menjadi perjalanan emosional tentang bagaimana manusia terus mencari makna di tengah dunia yang kompleks dan penuh dinamika.

Tico Tedja "Sonder"
“Sonder” by Tico Tedja

Pameran yang Mengajak Pengunjung Lebih Berempati

Melalui pendekatan neo-expressionism, Tico Tedja berusaha menghadirkan emosi secara spontan dan jujur. Sapuan kasar, warna yang bertabrakan, hingga tekstur yang tidak beraturan justru menjadi simbol kejujuran emosi manusia. Setiap karya tidak hanya hadir sebagai objek visual, tetapi juga menjadi ruang untuk menerjemahkan kegelisahan, harapan, ketakutan, hingga pengalaman personal yang dekat dengan kehidupan banyak orang.

Pameran “Sonder” ingin mengajak pengunjung untuk menyelami kompleksitas kehidupan dan melihat manusia lain dengan empati yang lebih besar. Di tengah dunia yang bergerak cepat dan penuh penilaian instan, pameran ini menjadi pengingat bahwa setiap individu menyimpan cerita, perjuangan, dan pergulatan batin yang sering kali tidak terlihat di permukaan.

Komitmen GRAMM HOTEL dalam Mendukung Seniman Lokal

Melalui pameran ini, GRAMM HOTEL by Ambarrukmo berkomitmen untuk terus menjadi ruang kolaborasi kreatif yang memberi tempat bagi seniman dalam menampilkan karya mereka kepada masyarakat luas. GRAMM HOTEL by Ambarrukmo juga ingin berperan sebagai ruang apresiasi seni dan budaya yang mampu mempertemukan seniman, komunitas kreatif, kolektor, hingga publik dalam satu ruang interaksi yang hangat dan inspiratif.

Kehadiran “Sonder” menjadi salah satu langkah nyata hotel dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif dan juga mengembangkan ekosistem seni dan budaya yang hidup di Yogyakarta. Melalui dukungan terhadap pameran seni seperti “Sonder:, GRAMM HOTEL by Ambarrukmo berharap dapat terus membuka peluang kolaborasi bagi para pelaku kreatif lokal untuk berkembang dan menjangkau khalayak yang lebih luas.

Pameran Terbuka Untuk Umum

"Sonder" by Tico Tedja
Pameran “Sonder” Terbuka Untuk Umum

Pameran “Sonder” terbuka untuk umum dan dapat dikunjungi hingga 30 Juni 2026 di area Lobby dan SMARA Resto GRAMM HOTEL by Ambarrukmo, Yogyakarta. Pengunjung dapat menikmati langsung karya-karya neo-expressionism Tico Tedja yang penuh warna, tekstur, dan refleksi emosional dalam suasana ruang yang intimate dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Share The Post:

Other Stories

Ke Jogja kurang lengkap rasanya kalo ngga mampir menikmati keindahan alam apalagi sunsetnya. 7 rekomendasi spot menikmati sunset di Jogja
Pameran tunggal kedua Lully Tutus My Fantasy is Very Serious hadir di GRAMM HOTEL. Pameran terbuka umum 2 April – 17 Mei 2026
GRAMM Hotel kembali menghadirkan pameran tunggal Lully Tutus bertajuk “My Fantasy is Very Serious” pada 2 April sampai 17 Mei 2026