Category Archives: Sport & Outdoors

Hari Batik Nasional

Batik, merupakan warisan budaya yang memiliki nilai estetika dan makna filosofis dalam setiap motifnya. Karya seni ini juga turut ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Lisan dan Non-bendawi oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009. Oleh sebab itu, peringatan terhadap momentum Hari Batik rutin diselenggarakan setiap tahunnya.

Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan terhadap batik, GRAMM Hotel by Ambarrukmo berkolaborasi bersama WCC (Woman Cycling Community) Jogja untuk memperingati Hari Batik yang diselenggarakan pada tanggal 1 Oktober 2023, yang juga diikuti dengan momentum perayaan ulang tahun WCC Jogja yang ke-3 tahun.

Rangkaian acara diawali dengan bersepeda bersama dengan start berada di Titik Nol Kilometer dan finish berada di GRAMM Hotel by Ambarrukmo Yogyakarta. Kemudian, acara dilanjutkan dengan beragam kegiatan menarik yakni mini games bertema batik yang terdiri dari tebak motif batik, lomba mengenakan kain batik, dan lomba plank, pemberian doorprize serta pemberian apresiasi kepada peserta.. Dalam acara ini, juga dilengkapi dengan pemotongan kue dan acara hiburan yang semakin menambah kehangatan dan rasa kekeluargaan di tengah-tengah acara.

Dengan adanya kolaborasi sebagai bentuk peringatan terhadap Hari Batik Nasional diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga keanekaragaman budaya Indonesia dan turut membantu mengapresiasi batik sebagai bagian dari warisan kebudayaan bangsa.

EXPLORIDE JOGJA

GRAMM Hotel by Ambarrukmo akan menginjak usia yang ke enam tahun, usai diresmikan pada 22 Juli 2017. Berbagai rangkaian acara dilakukan guna memeriahkan, mulai dari pameran seni rupa, kegiatan olahraga, lomba mewarnai, workshop, hingga kegiatan amal.

Exploride Jogja, tajuk acara bersepeda yang diselenggarakan pada 15 Juli 2023 mengajak ratusan peserta untuk berolahraga sekaligus menikmati sejuknya udara pedesaan.

Memulai rute dari halaman lobby hotel, bersepeda melewati hijaunya persawahan, menikmati udara pagi yang segar, hangatnya terpaan sinar matahari, bercengkrama satu sama lain, dan suasana santai ini pun membuat kegiatan tersebut menjadi menyenangkan sekaligus sebagai olah fisik dan penyegaran dari rutinitas pekerjaan sehari-hari.

Pring Ledok Tinjon, yang lebih dikenal sebagai studio foto alam ini akan menjadi tujuan utama para pesepeda. Iringan musik siter dimainkan untuk menambah keasrian dusun, serta atraksi yang tidak biasa dalam acara olahraga yakni melukis on the spot oleh pelukis kenamaan Astuti Kusumo membuat acara semakin berkesan.

Hotel berbintang empat ini secara rutin mengadakan kegiatan bersepeda dengan melibatkan instansi perusahaan, tamu relasi hotel, dan komunitas.

Tak hanya bertujuan menggerakkan dan memotivasi untuk melakukan gaya hidup sehat, kegiatan ini pun sebagai bentuk apresiasi serta agar tetap terjalin hubungan baik dengan klien perusahaan.

STAY FIT (Run & Zumba)

Stay Fit Run & Zumba yang diselenggarakan oleh GRAMM Hotel by Ambarrukmo diselenggarakan dalam rangka ulang tahun pada 22 Juli mendatang, yang dirayakan bersama komunitas lari, warga setempat, dan masyarakat umum.

Sesuai dengan usianya yang akan menginjak ke-6 tahun, olahraga lari ini pun akan ditempuh dengan jarak 6 km, dengan titik awal dan akhir di GRAMM Hotel. Ratusan peserta pun antusias untuk berlari bersama menyusuri rute kota Jogja di pagi hari.

Selain fun run, acara Stay Fit pun disemarakkan pula dengan kegiatan zumba, hiburan band, serta bazaar pakaian layak pakai yang nantinya akan disumbangkan ke Panti Jompo Budi Dharma. Berbagai doorprize menarik turut dibagikan kepada para peserta, mulai dari voucher menginap, voucher makanan dan minuman, hingga barang elektronik kecil.

Kegiatan olahraga ini memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah menjaga kesehatan tubuh, memperkuat ketahanan tubuh, sebagai wadah menjalin pertemanan, berolahraga sambil menikmati pemandangan yang indah.

Dalam mendukung acara ini, GRAMM Hotel bekerjasama dengan iForte sebagai sponsor utama yang juga memiliki visi dan misi yang sama terhadap gaya hidup sehat serta berdampak positif kepada masyarakat.

The International Yogyakarta 42K

The International Yogyakarta 42K, merupakan event lari pertama di Kota Yogyakarta dengan rute di tengah kota. Acara ini juga turut digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Yogyakarta yang ke-267.
Adapun rute lari yang akan dilalui oleh peserta merupakan representasi dari Sumbu Filosofi Yogyakarta yakni Titik Nol Yogyakarta, Tugu Pal Putih, Alun – Alun Utara hingga Area Keraton Yogyakarta. Selain itu para peserta juga akan melewati bangunan yang menjadi ikon Kota Yogyakarta, seperti Benteng Vredeburg, area Malioboro, dan berbagai bangunan lainnya yang juga turut menghadirkan keramahtamahan warga sekitar serta kuliner Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan industri pariwisata, khususnya bidang sport tourism di Indonesia, sekaligus turut mempromosikan kota Yogyakarta yang memiliki nilai historis.

Volcano Run

The charm of Yogyakarta’s beauty is strengthened by the birth of various events that enliven the growth of tourism. Volcano Run was born from the desire of various parties to advance the Special Region of Yogyakarta (DIY) in terms of sport-tourism and economy.

Starting in 2019, amidst the euphoria of running competitions in various regions in Indonesia, the Jellyfish Running Community became the initiator and inaugural organizer of the Volcano Run. In 2023, Volcano Run will become part of Ambarrukmo Group Yogyakarta and give birth to “Ambarrukmo Volcano Run”.

Tour de Ambarrukmo

Tour De Ambarrukmo is an annual cycling event successfully organized by The Ambarrukmo Group fully supported by Dinpar DIY, Korem, Polda and the DIY Provincial Government as an event that aims to strengthen the image of Yogyakarta as a tourist and cultural city through cycling activities.

Tour de Ambarrukmo is successfully held every year. Through this event, cyclists are invited to cycle across several tourist icons in Yogyakarta so that they can feel direct experience while on the travel route that covers hundreds of kilometers. Expected to have a positive impact on increasing tourist visits to Yogyakarta and further introduce Yogyakarta as one of the cultural, historical, culinary and shopping tourism destinations.